PEMDES MAJASARI. Diberdayakan oleh Blogger.

Berita Terbaru

LPPM UNPAD Latih Warga Tangani Sampah

Written By PEMERINTAH DESA MAJASARI on Sabtu, 20 September 2014 | 16.07


Hari ini (Sabtu 20/09) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Padjajaran (LLPM UNPAD) Bandung kembali dampingi warga desa lokasi Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) UNPAD yang telah berakhir bulan agustus 2014 kemarin. Kali ini LPPM UNPAD memberikan pelatihan cara penanganan sampah yang di ikuti oleh utusan warga dari dua desa, yaitu desa Majasari dan desa Tambi Lor Kecamatan Sliyeg bertempat di Bale Gede Ki Shabra (Aula Balai Desa Majasari)

"Sampah merupakan sebuah fenomena yang sangat menarik, dapat menjadi sumber masalah dan berkah bergantung dalam memandang dan memperlakukannya. Pada saat ini banyak sampah tidak dikelola dengan baik, sehingga menjadi sumber masalah. Banjir, pendangkalan sungai, penurunan kualitas air, kerusakan lingkungan, penurunan kualitas kehidupan, bau, ketidaknyamanan dan penyebaran penyakit adalah dampak yang disebabkan oleh tidak benarnya pengelolaan sampah." jelas fasilitator pelatihan Ferdy  dari LPPM UNPAD

Masih menurut fedry dari LPPM UNPAD bahwa Penanganan sampah yang baik harus dimulai dari awal tempat sampah itu dihasilkan, bukan di TPS atau TPA. Dengan menerapkan konsep 3 R (Re-duce, Re-use, Re-cycle) atau mengurangi, menggunakan, dan mendaur-ulang yang melibatkan seluruh komponen baik pemerintah maupun masyarakat sesuai dengan amanat Undang-Undang UU no. 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Salahsatu kegiatan masyarakat dalam partisipasi mengurangi dampak sampah yang sedang menjadi trend saat ini adalah pendirian Bank Sampah dengan segala inovasinya, banyak yang berhasil banyak pula yang gagal dan berhenti ditengah jalan karena operasional yang besar tidak sebanding dengan pendapatan walaupun Bank Sampah adalah lembaga sosial tetapi tidak harus menyampingkan keuntungan untuk menjalankan misi dan visi Bank Sampah dalam mengurangi sampah di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu pelatihan hari ini difokuskan bagaimana mendaur ulang sampah sehingga menjadi barang yang nilai ekonominya lebih tinggi.

LPPM UNPAD juga menhadirkan pelaku Bank Sampah Cimone Tanggerang yang sudah berhasil dalam mengelola sampah untuk berbagi cerita dan pengalaman dengan warga Majasari dan Tambi Lor yang mempunyai keinginan membangun Bank Sampah dalam peran serta mengurangi sampah dari lingkungan tempat tinggal.

Kuwu Majasari sebagai tuan rumah pelatihan mengucapkan terima kasih kepada LPPM UNPAD yang telah menunjukan pengabdianya kepada masyarakat desa, "Harapanya masyarakat bisa merealisasikan dan mengembangkan apa yang didapat dari pelatihan hari ini, sehingga masalah sampah yang sudah merambah desa bisa segera terselesaikan,"harap kuwu Wartono pada sesi penutupan.

Sekretariat Desa

MEWUJUDKAN MAJASARI DESA RAMAH ANAK

Anak-anak desa majasari tak segan bermain di kantor desa
Upaya Pemenuhan Hak-hak Anak dalam Pembangunan Desa

Beberapa bulan lalu desa Majasari pernah menjadi pemberitaan nasional dikarenakan Jumhur Hidayat Kepala BNP2TKI kala itu, memuji langkah pemerintah desa Majasari dalam upaya memberikan perlindungan terhadap warganya yang memilih bekerja keluar negeri. sebagaimana diketahui perlindungan tersebut melalui pendekatan tiga akses, diantaranya akses informasi, akses keuangan dan akses akan keadilan yang termuat dalam Peraturan Desa. Pemerintah Desa Majasari menginginkan warganya terlepas dari masalah-masalah yang mungkin akan terjadi pada Calon TKI maupun TKI yang sudah berada pada negara penempatan.

Dalam implementasinya kembali pada kesadaran masyarakat, seringkali masyarakat mudah terbujuk rayuan sponsor/perekrut tenaga kerja yang menyarankan para calon TKI tidak perlu melaporkan diri atau meminta rekomendasi dari kepala desa. Padahal peraturan desa dimaksud untuk memberikan perlindungan pada seluruh masyarakat yang memilih bekerja sebagai TKI agar sponsor maupun PJTKI tidak lepas tanggung jawab dan memenuhi hak-hak TKI dari desa Majasari.

Peraturan Desa Majasari tentang perlindungan TKI asal Desa Majasasri tidak saja mengatur bagaimana pola perlindungan terhadap CTKI maupun TKI bahkan mengatur pula perlindungan tentang anak. Banyaknya anak-anak yang ditinggalkan (children left behind) orangtuanya bekerja ke luar negeri menimbulkan dampak sosial akan tumbuh kembang dan karakter anak, olehkarenanya dalam peraturan tersebut dijelaskan pula bagaimana tanggung jawab pemerintah desa dan masyarakat Majasari dalam mewujudkan lingkungan yang ramah bagi anak-anak yang rentan tidak mendapatkan pola asuh oleh kedua orangtuanya maupun anak-anak yang memerlukan penanganan khusus.

"Secara individu anak merupakan tanggung jawab keluarga atau orang tuanya, baik atau buruknya kualitas anak ditentukan oleh orang tua anak tersebut. Namun dalam kehidupan sosial, anak merupakan tanggung jawab negara, melalui pemerintah, para pemimpin dan pemangku kepentingan (stakeholders), olehkarenanya pembangunan di Desa Majasari baik infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat memperhatikan tumbuh kembang anak. Tidak saja untuk anak-anak yang ditinggal (children left behind) tetapi juga bagi seluruh anak desa Majasari" jelas Kuwu Wartono.

Dijelaskan bahwa upaya mewujudkan perlindungan anak di desa Majasari tersebut diantaranya dengan menciptakan lingkungan yang ramah bagi anak dan menjamin pemenuhan hak-hak anak Majasari diantaranya hak Kesehatan (Healthy), Hak Pendidikan (education), Hak Persamaan kedudukan sebagai masyarakat (equality), dan Hak Perlindungan (protection) untuk semua anak desa Majasari. 
 
Kuwu Majasari dan Anak-anak
Kuwu wartono memaparkan pula diantara upaya pemenuhan hak pendidikan sesuai kewenangan desa diwujudkan contohnya dengan penyediaan rute aman bagi anak sekolah, penyediaan taman bacaan atau perpustakaan desa, pengembangan PAUD, penyuluhan untuk meningkatkan partisipasi sekolah pada anak usia sekolah, melanjutkan sekolah dan mencegah drop-out. "Pemenuhan hak-hak anak memerlukan komitmen, dukungan dari lembaga-lembaga pendidikan dan lingkungan masyarakat, tidak saja oleh pemerintah desa." katanya
 
Sekretariat Desa Majasari




Majelis Ulama Desa Majasari Ajak Mensyukuri Kemerdekaan

Written By PEMERINTAH DESA MAJASARI on Selasa, 19 Agustus 2014 | 02.43

Ketua Majelis Ulama Desa Majasari dan Pemerintah Desa Majasari gelar do'a bersama untuk para syuhada, kegiatan yang dilaksanakan sabtu (16/8) di ikuti oleh seluruh lembaga-lembaga desa dan masyarakat. 

Kia Kanan ketua Majelis Ulama Desa  menuturkan kemerdekaan tidak bisa akan kita nikmati tanpa adanya rahmat dan ridho Allah SWT dan perjuangan para syuhada olehkarenanya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah atas kemerdekaan Indonesia sepatutnya kita mendoakan para syuhada pahlawan kemerdekaan.

Dalam memeriahkankan HUT RI ke 69 di desa Majasari diselenggarakan pula berbagai perlombaan, diantaranya turnamen bulu tangkis dan perlombaan tradisional khas tujuhbelasan. Puncak kegiatan di isi dengan penyerahan piala dan hadiah-hadiah hiburan berbagai perlombaan oleh Kuwu Majasari.



Safari Ramadhan Berakhir di Sliyeg

Written By PEMERINTAH DESA MAJASARI on Kamis, 24 Juli 2014 | 02.37

SLIYEG 22/07/2014 – Kegiatan Safari Ramadhan Bupati Indramayu bersama dengan Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Indramayu berakhir di Desa Majasari Kecamatan Sliyeg, Selasa (22/07/2014). Safari Ramadhan tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh Bupati Indramayu untuk lebih dekat dengan masyarakatnya.

Seperti ditempat lainnya, kegiatan Safari Ramadhan digunakan untuk menyampaikan informasi pembangunan dan memberikan bantuan kepada sejumlah elemen masyarakat di daerah tersebut.
Dihadapan ribuan masyarakat Kecamatan Sliyeg, Balongan, dan Juntinyuat, Bupati Indramayu mengatakan, komitmen untuk terus membangun Kabupaten Indramayu tidak akan memudar sampai dengan akhir masa jabatannya pada tahun 2015 mendatang. Namun demikian pihaknya mengakui masih banyak keinginan masyarakat yang belum terpenuhi.

"Masa jabatan saya dan wakil bupati hanya tersisa satu tahun lagi, masih banyak program yang belum terlaksana, walaupun memang telah banyak juga program yang telah dilaksanakan. Pada sisa waktu yang ada ini, saya ingin infrastruktur terutama jalan sudah bagus dan sudah di cor, namun tentu saja tidak bisa secara sekaligus karena hal tersebut mengingat kebutuhan anggaran untuk perbaikan jalan yang sangat besar. Selain itu pendidikan dan kesehatan juga menjadi perioritas," tegas bupati.

Selanjutnya, Bupati Indramayu menyampaikan informasi pembangunan pada tahun 2014 ini. Untuk Kecamatan Sliyeg nilai pembangunan yang digelontorkan mencapai 6.910.112.500, Kecamatan Balongan sebesar 5.266.260.000, dan Kecamatan Juntinyuat sebesar 8.504.574.500.

Pada kesempatan itu juga Bupati Indramayu menyalurkan bantuan dari Baznas Kabupaten Indramayu yang diperuntukan bagi para orang tua jompo berupa sembako, anak-anak sekolah berupa tas dan seperangkat alat tulis, bantuan modal bagi pelaku usaha kecil, dan bantuan kepada penjaga masjid (marbot). (deni/humasindramayu)

Sumber :http://indramayukab.go.id

Perpustakaan Desa Majasari Juara 1 Tingkat Provinsi Jawa Barat

Sesuai keputusan Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat nomor 902/Kep-65/PPPBB/2014 Perpustakaan Desa Majasari ditetapkan sebagai pemenang Juara 1 Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2014.

Kabar penetapan pemenang tersebut disampaikan Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan kabupaten Indramayu Dra.Hj. Lili Ulyati, MA kepada Kuwu Majasari pada hari Rabu (23/7/2014). Kuwu Majasari Wartono, S.Pd.,M.Si menyampaikan ucapan terima kasih kepada ARPUS kabupaten Indramayu yang telah mengikutsertakan Perpustakaan Umum Desa Majasari pada lomba perpustakaan desa dan kepada BAPUSIPDA Jawa Barat atas kepercayaan yang diberikan untuk mewakili Jawa Barat pada Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan Tingkat Nasional.

"Kepercayaan yang diberikan ini harus kita jaga, Perpustakaan Desa Majasari harus menjaga nama baik Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Indramayu." pesan Kuwu Majasari kepada pengelola perpustakaan saat rapat evaluasi menanggapi kabar dari BAPUSIPDA Jawa Barat pada Kamis malam (24/07/2014).

sumber : http://perpustakaan-majasari.blogspot.com/

Perpustakaan Desa Majasari dipinjami Motor Pintar

Written By PEMERINTAH DESA MAJASARI on Jumat, 18 Juli 2014 | 03.42


Perpustakaan Desa Majasari selain memberikan pelayanan pustaka pada masyarakat di Perpustakaan menetap juga mempunyai layanan perpustakaan keliling, kegiatan pelayanan perpustakaan keliling bahkan pernah dimuat oleh koran harian Radar Indramayu dan media online radarcirebon.com .


Dengan armada motor roda tiga yang digunakan sebagai pengangkut sampah pengelola perpustakaan harus bisa mengatur jadwal dengan jadwal pengangkutan sampah, selain itu waktu yang dipergunakan untuk menyiapkan layanan perpustakaan keliling cukup memakan waktu yang lama. "Pernah suatu ketika motor pengangkut sampah baru selesai mengangkut kotoran ternak untuk diproses menjadi pupuk organik dan belum dibersihkan, oleh kami dibersihkan dulu sampai satu jam dan setelah bersih kemudian buku-buku diangkut, tiba-tiba ditengah perjalanan hujan turun akhirnya kamipun sibuk menyelamatkan buku supaya tidak kehujanan" kenang jeri dan pendi relawan perpustakaan desa.


Pada hari selasa (15/7/2014) Perpustakaan Desa Majasari melalui Pemerintah Desa Majasari diberikan pinjaman motor pintar oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu Dra.Hj. Lili Ulyati, MA mengatakan pinjaman motor pintar tersebut untuk menunjang pelayanan perpustakaan keliling di Perpustakaan Desa Majasari. "Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala kantor Arpus yang banyak memberikan dukungan atas penyelenggaraan perpustakaan desa di Majasari" ucap Kuwu Majasari Wartono, S.Pd., M.Si saat menerima motor pintar di Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu.


Galery Foto:



Perpustakaan Keliling dengan Motor Pengangkut Sampah

Serah Terima Motor
Proses Klasifikasi Buku
Motornya dicuci dulu



Soft Opening Perpustakaan Keliling di Halaman Balai Desa Majasari

Sumber :
http://perpustakaan-majasari.blogspot.com

Prabowo Menang di Desa Majasari

Written By PEMERINTAH DESA MAJASARI on Sabtu, 12 Juli 2014 | 02.31

Prabowo-Hatta menang hampir di seluruh TPS Majasari pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang diselenggarakan 9 Juli 2014 lalu. 

Pada Rapat Pleno terbuka tingkat Desa di PPS Majasari yang diselenggarakan esok harinya kamis (10/7) diperoleh hasil 1.132 suara untuk pasangan calon satu (Prabowo Hatta) dan 826 suara untuk pasangan calon nomor urut dua (Jokowi JK). Kuwu Majasari Wartono, S.Pd., M.Si menghimbau pada seluruh masyarakat, simpatisan dan tim sukses masing-masing calon di Desa Majasari agar menahan diri dengan beredarnya hasil hitung cepat yang menyatakan kedua belah pihak calon menang dalam pemilihan umum presdiden dan wakil presiden. 

Sementara itu ketua PPS desa Majasari Asfandri, S.Pd.SD memberikan apresiasi dan penghargaan atas kerjasama yang terjalin baik dari penyelenggara KPPS, pengawas pemilu lapangan, para saksi dan pihak keamanan yang ikut serta mensukseskan penyelenggaraan pemilu di desa Majasari sehingga sukses dan tanpa ada sedikitpun halangan atau kejadian yang mengganggu pelaksanaan pemilu. (Sekretariat Desa)


Tim Juri Provinsi Tinjau Perpustakaan Desa Majasari

Perpustakaan Umum Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu dinilai oleh Tim Juri Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Provinsi Jawa Barat Tahun 2014 pada kamis (10/07).  Perpustakaan Desa Majasari merupakan perwakilan dari Kabupaten Indramayu dalam mengikuti Perlombaan Perpustakaan Desa/Kelurahan tingkat Provinsi Jawa Barat  tahun 2014.

Tim juri yang terdiri dari Pustakawan  Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah (BAPUSIPDA) Provinsi Jawa Barat Herta Anggia dan Pegiat perpustakaan masyarakat "Sudut Baca Soreang" Agus Munawar datang didampingi oleh Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu Hj. Lili Ulyati, MA beserta staff.

Herta Anggia mengatakan bahwa Peninjauan langsung Tim Juri Provinsi ke Perpustakaan Desa Majasari dikarenakan Perpustakaan Desa Majasari ditetapkan sebagai nominasi pemenang dan melangkah ke penilaian tiga besar. Sementara Agus Munawar dari Sudut Baca Soreang lebih banyak memotivasi pengelola agar terus memajukan perpustakaan desa. "Saya dulu sampai dikatakan gila karena membuka perpustakaan di dapur dan tenda" ungkapnya.
 
Kuwu Majasari sebagai pendiri perpustakaan desa dalam sambutan penerimaan Tim Juri Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi kepada pengelola perpustakaan desa. "Selama ini mereka (pengelola) bekerja tanpa imbalan, tetapi mampu menunjukan eksistensi dan kinerjanya dalam memajukan perpustakaan desa. Oleh karenanya tidak berlebihan jika kami berharap perpustakaan desa Majasari bisa menjadi pemenang lomba perpustakaan desa tingkat provinsi jawa barat." kata Kuwu Majasari.

Dalam sesi penyambutan dipergelarkan tari topeng oleh kelompok membaca yang merupakan anggota perpustakaan desa, acara kemudian berlanjut pada peninjauan ruang perpustakaan dan wawancara dengan pengelola perpustakaan desa.


Galery Foto Kegiatan:

Meriahnya Wisata Perpustakaan 2014

Written By PEMERINTAH DESA MAJASARI on Sabtu, 05 Juli 2014 | 03.00

Kegiatan membaca merupakan aktivitas yang mutlak diperlukan bagi semua orang. Pepatah mengatakan bahwa membaca merupakan kunci menjadi pandai. Dengan membaca, setiap orang akan dapat menambah wawasan berfikir untuk dapat bertahan dan bersaing di dunia. Mengingat pentingnya membaca, Pemerintah Desa Majasari merasa perlu untuk mempersiapkan generasi muda desa untuk mulai mencintai kegiatan membaca. Usaha yang dilakukan saat ini adalah dengan mulai mengkampanyekan penumbuhan minat baca masyarakat melalui layanan perpustakaan desa. Dengan adanya perpustakaan desa, diharapkan masyarakat terdorong untuk memiliki kebiasaan membaca.

Di tahun ini, Desa Majasari melalui Perpustakaan Desa kembali mengadakan upaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat dengan mengadakan kegiatan berupa “Wisata Perpustakaan” yang diselenggarakan pada hari Jum'at (4/7/14). Wisata Perpustakaan adalah kegiatan Promosi dan Pemasyarakatan perpustakaan yang sudah menjadi agenda tahunan perpustakaan desa ketika masa liburan sekolah .

“Wisata Perpustakaan Tahun 2014" diselenggarakan atas kerja sama dengan Mahasiswa UNPAD yang sedang menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) dan Perpustakaan Desa Majasari. Tasya dan Nichi Mahasiswi Fakultas Psikologi UNPAD dipercaya pengelola untuk merancang tema kegiatan tersebut. "Wisata Perpustakaan ini ditujukan untuk masyarakat Desa Majasari yang sedang duduk di bangku Sekolah Dasar. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengingatkan kembali masyarakat akan pentingnya membaca dan sebagai gerakan untuk mendorong masyarakat untuk rajin ke perpustakaan guna membaca buku."Kata Tasya.

Kegiatan yang diselenggarakan bertepatan dengan puasa Ramadhan tidak menyurutkan semangat peserta untuk mengikuti tahapan demi tahapan kegiatan, mulai dari menonton film anak membaca, lomba membuat yel yel, membaca buku bersama, menceritakan kembali isi buku yang dibaca dan bernyanyi di ikuti oleh peserta dengan kegembiraan.

Kuwu Majasari Wartono, S.Pd ., M.Si dalam sambutan pada kesempatan membuka acara mengatakan bahwa dirinya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berjuang demi mencerdaskan anak Majasari. "Perpustakaan Desa didirikan untuk seluruh lapisan masyarakat Majasari oleh karenanya manfaatkan perpustakaan untuk belajar sepanjang hayat." jelas Kuwu Majasari.

Galery Foto Kegiatan

UKM MAJASARI

Visi da Misi Desa Majasari

VISI DAN MISI
DESA MAJASARI KECAMATAN SLIYEG KABUPATEN INDRAMAYU


Visi :
Mewujudkan Masyarakat Majasari yang Religius, Aspiratif , Produktif, Inovatif dan Harmonis atau RAPIH ditopang dengan system pemerintahan yang baik dan professional dalam pranata social yang beradab, setara dan berkeadilan.

Religius =
Diartikan bahwa masyarakat desa Majasari diharapkan memiliki tingkat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama secara baik dan benar, sehingga dapat tercermin dalam pola berfikir dan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai agama yang diyakininya.

Aspiratif =
Diartikan Bahwa masyarakat desa Majasari mempunyai keinginan, dalam mewujudkan sebuah cita-cita dalam berkehidupan bermasyarakat yang beradab, menjunjung kesetaraan dan keadilan.

Produktif =
Diartikan bahwa masyarakat desa Majasari mampu memberdayakan, mengolah dan menghasilkan, segala sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Inovatif =
Diartikan bahwa segala bentuk pembaharuan diperlukan dalam menghadapi tantangan jaman pada semua sendi kehidupan.

Harmonis =
Diartikan bahwa masyarakat desa Majasari hidup selaras, saling Bantu membantu , mencintai perdamaian dengan tidak melihat perbedaan strata social, suku dan gender.


Dalam mewujudkan visi yang sudah dijabarkan di atas maka disusun Misi :
Panca Karya Hita Karana (lima kerja yang menjadikan sejahtera)

Mengembangkan sumberdaya manusia yang bermutu dengan berbasis pada nilai-nilai agama, ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya serta mendorong majunya bidang pendidikan baik formal ataupun non formal yang mudah diakses dan dinikmati seluruh warga masyarakat ;
Meningkatkan peran seluruh masyarakat terutama perempuan dalam pembangunan;
Meningkatkan perekonomian masyarakat dengan optimalisasi sektor pertanian;
Membangun system pemerintahan yang bersih serta berorientasi pada pelayanan public;
Menegakkan keamanan dan ketertiban umum dengan membangun solidaritas antar tokoh masyarakat dan semua komponen masyarakat dalam partisipasi membangun desa yang berlandaskan moral serta menjunjung tinggi gotong royong dan nilai-nilai adat istiadat;